Tentram
Kadang suka bingung sendiri, Kok bisa jatuh sedalam ini, Pernah sih sesekali ragu, Pernah sesekali pengen mundur, Sering malah beda pendapat, Setiap hari penuh debat, Sekalinya sibuk, baru terasa maknanya Heran sih, Tpi gimana lagi, Bukan kuasa, buat tentukan rasa. Hanya Allah maha pemberi rasa, Kita mah cuman bisa pasrah dan terima, Dan senantiasa berdoa, Semoga takdirNya, adalah hal terbaik Hal yg bisa membuat semua hal membaik, Terimakasih untuk semua hal baru yg ada, Kamu dan aku, memang sangatlah berbeda Baik suku maupun sifat, Egois kalimat, maupun keras pendapat Tapi tak jarang kita selalu sependapat Sependapat untuk tetap saling menetap -Mujcho